Desain rumah dua lantai Bapak Wiranto


Dari beberapa pengalaman menangani pekerjaan desain rumah tinggal, mayoritas setiap klien memiliki prioritas dan request yang unik tentang bagaimana rumahnya didesain. Entah dari sisi penampilannya atau tata ruangnya, seperti pada proyek desain rumah Bapak Wiratno yang akan kita bahas kali ini. Proyek ini merupakan proyek pengembangan, dimana rumah ini sudah ada dan akan dikembangkan menjadi dua lantai, jadi denah lantai satunya sedikit banyak beradaptasi dengan denah lama untuk sedikit menghemat biaya.

Denah lantai satu

Pada area lantai satu denah ruang dibagi menjadi tiga zona utama, yaitu zona service yang berada di belakang, zona utama / zona bersih yang ada di bagian depan, dan di antara kedua zona tersebut terdapat zona transisi yang dimanfaatkan sebagai ruang makan dan coffe table. Pada zona transisi ini merupakan ruangan terbuka tanpa dinding di sisi kiri dan kanannya. Memang sengaja dibuat seperti ini untuk menciptakan ruang yang bernuansa alam pada area ini. Percaya atau tidak pada saat kondisi cuaca normal ruangan ini dan ruangan di atasnya akan menjadi ruangan favorite pada saat berada di rumah.

Zona service berupa ruang pembantu, dapur, ruang cuci, dan ruang setrika. Dengan penzoningan seperti ini ruangan akan terkesan lebih tertata, selain itu jalur pemipaannya pun akan lebih baik dan lebih hemat, karena area pipa air dikelompokkan menjadi satu area.

Zona bersih atau zona utama rumah terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur tamu, studio, dan ruang baca. Untuk rumah yang berukuran cukup besar seperti ini ruangan pada lantai satu dimanfaatkan sebagai area beraktivitas sehari hari, seperti ayah melakukan pekerjaan di rumah, melakukan hobbinya, mencari inspirasi, anak anak bermain, ibu mengisi waktu luangnya, dan lain lain.

Denah lantai dua

Pada area lantai dua zona utama sebagian besar digunakan sebagai ruangan untuk beristirahat, terdiri dari satu kamar tidur utama dan tiga kamar tidur anak. Terdapat ruang keluarga dan balkon sebagai tempat untuk berkumpul bersama keluarga di lantai dua ini. Sebagai ruang penunjang terdapat pantry, mushola, tempat wudhu dan kamar mandi karena penghuni adalah muslim.

Pada area belakang ruangan di kelompokan lagi dalam zona kotor seperti pada area lantai satu. Area belakang rumah digunakan sebagai gudang dan ruang jemur. Pada area transisi digunakan sebagai ruang duduk, antara ruang ini dengan ruang jemur di belakang terdapat sekat untuk menghalangi pandangan dari ruang duduk ke ruang jemur, sehingga orang yang berada di tempat ini pandanganannya tidak terganggu oleh jemuran di area belakang.

Desain rumah dua lantai warna natural minimalis

Desain eksterior rumah ini dibuat dengan kesan natural, tidak mencolok dan terlihat wah, adem, ramah, namun tetap terlihat berwibawa. Kebetulan rumah ini menghadap ke utara jadi pada area tangga dibuat dengan kaca yang lebar, cahaya akan masuk optimal ke dalam ruang keluarga lantai dan lantai dua, namun suhu ruangan tidak akan banyak terpengaruh dari luar karena tidak terkena sinar matahari secara langsung dari timur dan barat pada siang hari.

Peletakan water torn

Bangunan dibuat dengan ketinggian standart yaitu 3.7 meter, pada ruang duduk di lantai dua, plafond menggunakan usuk ekspos agar mempunyai kesan lebih alami. Tampungan air diletakkan di atas gudang, yang merupakan struktur beton bertulang, area ini merupakan area paling baik karena letaknya yang tersembunyi, water torn tidak akan terlihat dan mengganggu pandangan mata.

Potongan area tempat duduk dekat ruang jemur

Antara ruang duduk di lantai dua dengan ruang jemur diberi sekat dengan finishing pasangan bata bali. Di pinggir ruang jemur juga dimanfaatkan sebagai taman, agar ruang duduk di area lantai dua menjadi asri. Sebagian lagi ditutup dengan kaca dan aluminium yang serasi dengan jendela besar yang berada di depan. Pada sisi barat dan timur ruang duduk diberi jalusi untuk mengurangi tampias pada saat hujan, juga sebagai penghalang sinar matahari sehingga ruangan ini tidak panas pada siang hari.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s