Animasi arsitektur untuk warga jogja


Hallo warga Jogja yang tercinta. Kali ini Setyabudi Arsitek akan mempersembahkan sebuah video animasi arsitektur berdurasi pendek memuat karya Luis Architect. Dengan mempelajari karya arsitek lain tentu akan menambah wawasan kita tentang desain arsitektural yang berbagai macam.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (3)

Okay langsung saja video dibawah merupakan animasi yang di luar negeri akrap disebut walktrough architecture animation. Dengan backsound music jazz dari musisi dari USA Kevin MacLeod saya harap video ini dapat menambah wacana tentang desain arsitektur di Indonesia. Selamat menikmati.

Mari kita gali apa saja yang bisa kita pelajari dari karya Luis ini, mungkin akan banyak point point penting yang bisa kita ambil untuk diterapkan dalam kasus arsitektural kita. Dari pagar terus ke bagian dalam, ehm..

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (1)Kesan pertama yang kita dapat adalah simple, ya tidak terlalu banyak bermain aksesori ternyata rumah ini. Pagar menggunakan pengulangan 2 pola yang sama. Gatenya berupa besi strimin dengan frame kayu.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (2)Kesan kedua yang tertangkap adalah ‘natural’ Saya juga menyukai unsur natural. Seperti makanan kalau kebanyakan bumbu kadang juga terasa aneh.  Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (3)Ini dia kesan pertama yang kita dapat saat masuk ke pekarangan rumah. Bagus, bukan karena mobilnya lho, atap nya itu menarik bukan? Kalau teori saya sih terlihat bagus berarti bagus😀. Tapi kalau kita mau menggali lebih dalam, mungkin ada kombinasi perbandingnannya atap kayunya tersebut, golden section atau mungkin perbandingan lain. Kalau ada pembaca yang mungkin tertarik mencarinya? Pembahasan saya cukup yang umum umum saja.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (4)Ini view sebelum masuk ke rumah. Kombinasi jalusi dengan space kosong di bawahnya apakah anda menangkapnya? Kalau mata saya melihat itu perbandingan ukuran yang sama tapi menggunakan warna yang berbeda. Hm.. Menarik.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (5)Gambar di atas merukapakan view dari pintu masuk rumah, ada kolam, tp ikannya tidak ada. Mungkin baru sembunyi mereka.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (6)Ruang Tamu, ruang, keluarga, ruang makan. Luas, simple, nyaman, menyatu, tidak ribet, kesan pertama yang kita dapat. Karena rumah ini ukurannya luas, ya bagus saja ruangannya dibuat seperti ini ya.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (7)Dengan void seluas ini, dari sisi penghawaan, view dan akses lebih dari cukup. Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (8)Ruang santai dibelakang rumah, saat orang orang terdekat datang berkunjung mungkin ruangan ini adalah ruangan favorite.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (9)Bidang yang melintang di atas kolam itu maksudnya apa ya.. kalau tebakan saya untuk mempertegas bahwa taman belakang rumah adalah satu kesatuan dengan rumah. Dan mungkin si arsitek ingin menunjukan ini adalah karyanya.. semoga benar tebakan saya.Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (10)Yang ini mau di sensor enggak ya, kita kan sendang membahas masalah arsitektur sekarang. Yah yang kita bahas arsitekturnya sajalah. Ok, bagian belakang rumah mayoritas kaca, karena bidang kaca terlihat lebih banyak dari bidang yang masif.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (11)Balcon di sebelah luar kamar tidur.. menarik.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (12)Waduh ini apalagi.. tp menarik😀

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (13)Model tangganya mirip seperti tangga pada umumnya di Indonesia.

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (14)View ke arah ruang keluarga dan ruang makan

Setyabudi_arsitek_Jogja_feat_Luis_architect (15)Atap dominan memakai atap datar, tentunya perlu di pertimbangkan kalau diterapkan di Indonesia yang curah hujannya tinggi. Photovoltaic nya bagus juga untuk memanfaatkan energi sinar matahari yang melimpah, saya tidak tahu ini memakai konsep zero net enrgy ( ZNE ) tidak, tapi kalaupun mampu menghidupkan sebagian perangkat elektronik di dalamnya saya rasa cukup bagus.

Ok sekian dulu pusting dari saya, terimakasih kepada Luis Architect atas desainnya, MRD animation untuk animasinya, Om Kevin MacLeod dengan Mining by the moonlightnya. dan kepada pengunjung sety4budi.wordpress.com area Jogja dan seluruh wilayah di tanah air. Semoga hari ini adalah hari yang menyenangkan bagi anda.

Salam,

Setya budi


2 thoughts on “Animasi arsitektur untuk warga jogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s