Mendesain showroom pribadi anda


Fungsi dari sebuah showroom adalah untuk memamerkan barang atau product yang ditawarkan kepada konsumen. Barang yang dipajang dalam sebuah showroom bermacam macam seperti mobil, komputer, meubel, barang antik, batu alam, kerajinan, batik, gerabah, dll. Sebagai tempat memamerkan product, ruang pamer harus mempunyai ability untuk menampilkan product yang di pamerkan secara maksimal. Tiap barang yang dipasang di showroom tentunya mempunyai kharakteristik yang khas dan memerlukan perlakuan yang berbeda beda. Misal showroom mobil akan mempunyai seting ruang yang berbeda dengan showroom meubel atau barang barang elektronik.

showroom
desain showroom


Gambar di atas adalah gambar arsitektur showroom di yogyakarta / jogja yang tidak  digunakan oleh klien karena mengalami beberapa kali revisi. Karena sebagai arsitek perlu memahami bagaimana desain yang diinginkan klien , untuk kepuasan seorang klien sangat wajar bila desain mengalami perubahan. Tujuanya adalah mendapatkan desain yang maksimal.

Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam mendesain sebuah showroom diantaranya :

Gunakan style arsitektur yang selaras dengan barang yang di pajang

Apabila barang yang dipamerkan meubel antik, tentunya fasad bangunan harus menyesuaikan dengan tema barang yang di pasang. Akan nampak kontras bila showroom meubel antik mempunyai fasad arsitektur modern. Tentu langgam arsitekturalnya akan lebih klop jika menggunakan arisektur klasik.

Penataan Sirkulasi pada halaman depan

Bila berbicara tentang sirkulasi sebuah showroom tentu harus dipelajari terlebih dahulu apa / siapa saja yang akan menggunakan jalur sirkulasi di area depan sebuah showroom. Berapa kira kira jumlah pengunjung rata rata setiap hari, kendaraan apasaja yang melintas, bagaimana respon area tersebut bila ada event event tertentu dimana jumlah pengunjung terlalu banyak.

Pemisahan Jalur sirkulasi antara pengunjung dengan sirkulasi barang

Jalur sirkulasi barang perlu mendapat perhatian khusus, bagaimana proses pemindahanya, seberapa besar ruang / jalur sirkulasi yang dibutuhkan, dll.

Penggunaan lighting yang sesuai

Agar barang yang dipajang dapat memikat perhatian pengunjung, hal yang paling penting adalah lighting. Lighting mencakup penggunaan lampu yang tepat dan penataan ruangan serta penggunaan warna. Penggunaan warna dinding tentu tidak boleh lebih mencolok dari barang yang dipamerkan. Karena penataan ruang ditujukan untuk menarik pengunjung pada barang yang dipamerkan, jangan dibingungkan dengan penggunaan warna yang salah pada elemen ruang lain.

Penggunaan konstruksi bentang lebar

Sebuah showroom bila memamerkan barang barang yang berukuran besar, tentu memerlukan luasan yang besar juga. Hal ini menuntut minimnya penggunaan tiang penyangga pada konstruksinya. Oleh karena itu diperlukan sistem konstruksi bentang lebar, biasaya menggunakan baja.

( Setya budi )


5 thoughts on “Mendesain showroom pribadi anda

  1. Pak setyabudi yang terhormat, saya mempunyai lahan seluas 300M2. Ukuran tanah 10MX30M, rencananya akan saya gunakan sebagai showroom kerajinan batu alam. Kira2 bagaimana bentuk ruanganya? apa perlu konstruksi baja, karena rencananya mau saya pakai sebagai gudang sekalian. Mksh..

    Like

    1. Untuk showroom kerajinan batu alam saya sarankan menggunakan style tropis kontemporer saja Bapak Prayitno. Karena style aristektur ini akan lebih match dengan barang barang yang bapak pajang, dan tentunya ini akan berpengaruh pada penjualan product anda. Masalah struktur bangunanya tergantung barang kerajinan yang anda pasang, kalau membutuhkan struktur bentang panjang sebaiknya memakai perhitungan analisis struktur agar tidak terjadi kesalahan dalam konstruksinya nanti. Untuk lebih detailnya silahkan hubungi saya di halaman contact, use architect service is my best advice🙂

      Like

  2. Pak setyabudi yang terhormat,
    saya mahasiswa arsitektur, lagi tugas akhir judul Furni craftcenter dimana fungsi utamanya sebagai pusat dari kegiatan promosi dan transaksi kerajinan furniture bahan baku kayu dan rotan sekaligus pabriknya pembuatannya dalam satu tempat. konsep seperti apa ya pak yang baik dimana showroom yang bersifat komersil di gabung dengan pabrrik pengolahannya…?
    rencananya saya dengan pendekatan arsitektur Neo-vernacular…

    Like

    1. Judul yang menarik Mas Sabri.. arsitektur Neo-Vernacular dan craftcenternya saya rasa sangat sinkron untuk digabungkan. Dalam bayangan saya, elemen yang menonjol adalah kayu, jadi perpaduan yg paling serasi adalah penggunaan material alami, seperti batu, batu alam, atau mungkin finishing plester kasar. Bila anda ingin contoh konkrit bangunan yang mendekati judul TA tersebut, anda bisa survey ke CV.HCM di umbulharjo. Di sana merupakan pabrik pengolahan kayu dari bahan mentah sampai jadi, cuma tidak mengolah rotan. Tp saya rasa sangat mencukupi sebagai bahan referensi. Kalau masalah arsitektur Neo-vernacular saya yakin mesti anda sudah siap buku referensinya kalau masih kurang datang aja ke perpus arsitektur UGM. Saya yakin akan sangat membantu.

      thanks..

      Like

  3. admin, blh tau nggak??kira2 br unit komputer yg digunakan dlm ruangan showroom interior mobil untuk ukuran 15x25m, brp yah??

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s