Mengenal material finishing pada dapur


Dapur memegang peran yang cukup penting dalam fungsi keutuhan dalam rumah. Meskipun jaman telah bergeser, dimana makanan tidak semua makanan di masak dalam rumah sendiri, kesibukan suami dan istri di kehidupan kota telah mengalihkan fungsi dapur tradisional menjadi dapur modern yang lebih kecil, rapi, efisien.

Selain layoutnya yang harus di rancang dengan baik, menggunaan material finishing akan mempengaruhi kualitas dapur, sehingga dapur dapat berfungsi secara optimal. Keramik pada lantai dan kitchen set mendapat perhatian khusus dalam desain sebuah dapur. Karena bagian ini yang selalu beradu dengan kotoran yang harus mudah pembersihanya, awet, serta mudah perawatanya.

dapur
dapur


Beberapa material yang di gunakan sebagai finishing dapur adalah :

  • Keramik. Soal harga, material keramik relatif terjangkau. Selain itu ketersediaannya di pasar pun banyak. Kelebihannya antara lain, kedap air dan mudah dibersihkan. Produk keramik biasanya dibagi dalam tiga jenis. Polos, embossed (permukaan tidak rata), dan dekoratif (bercorak). Anda tinggal pilih sesuai kebutuhan Anda.
  • Marmer. Jika Anda menginginkan tampilan yang mewah, Anda bisa memilih marmer. Urat pada marmer memberikan tampilan yang menarik. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan marmer, pilihlah yang berwarna gelap. Karena marmer memiliki pori-pori yang dapat menyerap noda akibat tumpahan kopi atau bahan kimia. Kelemahan dari material ini adalah tidak tahan terhadap goresan. Untuk mengatasinya, berikan lapisan akrilik atau coating. Sehingga marmer tetap mudah dibersihkan jika terkena noda.
  • Granit. Pori-pori granit lebih kecil dibandingkan pori-pori pada marmer. Permukaannya mengilap dan berbintik-bintik kecil. Granit juga lebih tahan terhadap benturan. Ikatan molekulnya yang padat membuat granit tahan terhadap goresan. Harganya pun lebih mahal dibandingkan keramik dan marmer.
  • Batu sabak (slate). Batu ini lebih populer dengan sebutan batu templek atau batu kali. Permukaannya berwarna gelap. Batu sabak memiliki daya porositas (daya serap air) yang cukup tinggi. Batu ini cocok untuk Anda yang menginginkan tampilan dapur yang alami. Namun hati-hati, karena permukaannya cenderung licin jika terkena minyak.

3 thoughts on “Mengenal material finishing pada dapur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s